BREAKING NEWS

IINFORMASI AKTUAL FAKTUAL DAN TERPERCAYA TENTANG DESA THAMAKSIN .

BREAKING NEWS

IINFORMASI AKTUAL FAKTUAL DAN TERPERCAYA TENTANG DESA THAMAKSIN .

BREAKING NEWS

IINFORMASI AKTUAL FAKTUAL DAN TERPERCAYA TENTANG DESA THAMAKSIN .

BREAKING NEWS

IINFORMASI AKTUAL FAKTUAL DAN TERPERCAYA TENTANG DESA THAMAKSIN .

BREAKING NEWS

IINFORMASI AKTUAL FAKTUAL DAN TERPERCAYA TENTANG DESA THAMAKSIN .

Showing posts with label DEMOGRAFI. Show all posts
Showing posts with label DEMOGRAFI. Show all posts

Wednesday, January 8, 2020

Kondisi Demografis dan Monografi Desa Thamaksin



Kondisi Demografis dan Monografi Desa Thamaksin
Desa Thamaksin merupakan salah satu dari 37 Desa yang ada di wilayah Kecamatan Benawa terletak di Ibu Kota Benawa. Desa Thamaksin berbatasan langsung dengan Sebelah utara Desa Pensale Kecamatan Benawa, Kecamatan Benawa di Sebelah Selatan, Di Sebelah timur berbatasan Desa Gilika kecamatan Benawa, di Sebelah Barat dengan Desa Ikon kecamatan Benawa.
Desa Thamaksin berjarak 20.000 kilometer dari pusat pemerintahan Desa dan 15.000 kilometer ke pusat pemerintahan Kecamatan Benawa. Jarak pusat pemerintahan Desa Thamaksin dengan Jayapura sebagai ibu kota Provinsi berjarak 200 kilometer yang dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 2 malam 3/hari perjalanan darat.
Desa Thamaksin memiliki luas sebesar 3.479.967 Ha yang terdiri dari Tanah sawah dengan menggunakan irigasi teknis  seluas 58.900 Ha, Tanah tegalan seluas 17.3748 Ha, Tanah perkantoran seluas 7000Ha, dan 9000 Ha untuk lahan prasarana umum dan 1,9200Ha untuk tempat berburu.
Kependudukan dan Ketenagakerjaan
Jumlah penduduk Desa Teras berdasarkan dalam Angka  sebanyak 919 jiwa terdiri dari laki-laki sejumlah 510 jiwa dan Perempuan  409 jiwa.
Desa Thamaksin sebagai salah satu desa yang berada pada Kecamatan Benawa dengan jangkauan wilayah yang sulit terjangkau dari ibu kota Kabupaten maupun kecamatan. Karena ini memiliki luas wilayah sebesar 3,3410 Ha. Desa Thamaksin secara administratif memiliki 4 kawasan dusun yang terbagi menjadi 4, berdasarkan sensus terakhir jumlah penduduk mencapai 919 orang. Secara lebih detail berikut rincian penduduk Teras berdasarkan jenis pekerjaan:
Petani Pemilik Tanah

Petani Penggarap Tanah
-
Petani Penggarap/Penyekap
-
Buruh Tani
917
Pengrajin/Industri Kecil
-
Buruh Industri
-
Buruh Bangunan
-
Pedagang
-
Pengangkutan
-
Pegawai Negeri Sipil
2
ABRI


Topografi dan Pertanian
Kondisi Topografi Desa Thamaksin yang dibagi menjadi 4 (empat) Wilayah Kadus. Adapun pembagian wilayah tersebut sebagai berikut:
a) Kadus I
Buwi
b) Kadus II
Huroman
c) Kadus III
Narukanggen
d) Kadus IV
e) Kadus V
Linglingkona
Mob Kukna

Desa
Thamaksin memiliki jenis tanah yang pada umumnya termasuk jenis ALUVIAL, jenis tanah ini cukup sesuai untuk kegiatan pertanian namun cukup labil, sehingga mengakibatkan banyak jalan di Desa Thamaksin yang cepat rusak.
Desa Thamaksin memliki karakteristik lingkungan berupa dataran rendah dengan lingkungan basah dan kering. Karakter lingkungan wilayah ini mempengaruhi jenis usaha pertanian tanaman pangan, dengan pengembangan pada lingkungan:
Tanah Basah: Upaya pengembangan usaha pertanian yang betul-betul modern dengan mengembangkan penggunaan pupuk organik, sehingga Desa Thamaksin mampu memberikan kontribusi terhadap swadaya hasil pertanian secara nasional.
Tanah Kering: Sangat cocok untuk pengembangan pertanian tanaman pangan lahan kering, khususnya palawija.
Sedangkan untuk permasalahan lingkungan hidup yang cukup mencolok yaitu dengan keberadaan peternakan ayam potong (Broiler) dan pengembangan peternakan lembu atau kambing, yang lokasinya sebagian sangat dekat dengan lokasi pemukiman penduduk. Walaupun selama ini masalah pengaruh polusi (bau) dan lalat masih terkendali, namun yang perlu perhatian khusus dalam pengendaliannya sehingga benar-benar tidak akan mengganggu masyarakat dan lingkungan sehingga semuanya bias tertangani dengan baik.

Kawasan Rawan Bencana
Desa Thamaksin pada prinsipnya tidak termasuk dalam peta wilayah rawan bencana di Kecamatan Benawa. Tanah di Desa Thamaksin tergolong  datar sehingga tidak sering banjir atau longsor.

Hidrologi
Kondisi Hidrologi Desa Thamaksin Rata rata curah hujan sekitar 2500 m/ th hedrologi terdapat potensi kekayaan sumber alam.

Kondisi Sosial Budaya
Pola sosial yang sekarang berkembang diwilayah Desa Thamaksin kehidupan masyarakat pedesaan. Dalam struktur ini, budaya dan nilai-nilai tradisi masih terjaga. Masyarakat diwilayah Desa Thamaksin mempunyai sifat untuk bergotong-royong dan kesetia kawanan yang tinggi. Disamping masyarakat yang dikenal mempunyai kesetiaan, loyal kepada pimpinan baik ditingkat Desa ataupun sampai komunitas tingkat Nasional. Sifat dan jiwa semacam itu merupakan bagian peran serta masyarakat dalam pembangunan sehingga hal ini sebagai modal yang besar bagi efisiensi dan produktifitas yang lebih terarah, terencana dan terpadu untuk bersama-sama dalam pelaksanaan pembangunan disegala bidang diwilayah Desa Thamaksin.

Aspek pemberdayaan masyarakat (Community Empowering ), khususnya masyarakat lokal harus menjadi prioritas dalam pengembangan sosial budaya masyarakat. Proses Pemberdayaan Masyarakat yang utama adalah mengembangkan dan mempertahankan setiap partisipatif masyarakat dalam proses pembangunan. Artinya dalam proses pembangunan ada perubahan stakeholder (pihak yang berkepentingan) dimana aktor utama pembangunan dulunya pemerintah, dan sekarang dikembangkan yang menjadi aktor utama pembangunan adalah masyarakat. Pemerintah harus menjadi fasilitator bagi lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan yang ada.

PEREKONOMIAN DESA
1. Statistik Perekonomian Desa
Pertumbuhan Ekonomi Desa Thamaksin Kecamatan Benawa Kabupaten Yalimo pada prinsipnya selalu meningkat atau naik. Hal ini terdorong akan adanya program-program pemerintah yang selalu mengedepankan (program pro rakyat kecil) yakni diantaranya program operasi pasar beras (raskin), Askeskin, Bantuan Langsung Tunai (BLT), bantuan untuk pemugaran rumah dari KK miskin dan sebagainya, sehingga mampu menurunkan angka kemiskinan didaerah pedesaan khususnya untuk Desa Thamaksin.




Tuesday, December 24, 2019

Demografi Data Penduduk Desa Thamaksin

Desa Thamaksin hanya terdiri dari 7 (Tujuh) dusun saja dengan jumlah penduduk 1.105 Jiwa atau 301 Kepala Keluarga, dengan perincian sebagaimana tabel berikut;

Tabel 1.2. Jumlah Penduduk
No
Jenis Kelamin
Jumlah
1
Laki – Laki
610
2
Perempuan
495
3
Kepala Keluarga (KK)
301

Tabel 1.3. Jumlah Penduduk Menurut Umur
No
Umur (Tahun)
Jumlah (Jiwa)
1
> 65
80
2
60 - 65
98
3
55 – 60
102
4
50 – 55
25
5
45 – 50
40
6
40 – 45
59
7
35 – 40
100
8
30 – 35
100
9
25 - 30
178
10
20 – 25
110
11
15 – 20
98
12
10 – 15
60
13
5 - 10
45
14
< 5
20
  
Fasilitas dan Tingkat Pendidikan
Tingkat pendidikan di desa Thamaksin belum ada sarana pendidikan tingkat PAUD s/d Tingkat SMP sehingga anak usia sekolah masih nganggur dan tidak sekolah.  Sehingga anak-anak sekolah di distrik lain seperti Welarek dan di Kabupaten Jayawijaya.
Komposisi penduduk Desa Thamaksin berdasarkan tingkat pendidikannya dapat dilihat pada tabel berikut :
Tingkat pendidikan masyarakat Desa thamaksin adalah sebagai berikut :


Tabel I.4: Tingkat Pendidikan Masyarakat
No
Tingkat Pendidikan
Jumlah (Orang)
i
ii
iii
1
Tidak Sekolah / Buta Huruf
508
2
Tidak Tamat SD/Sederajat
574
3
Tamat SD / sederajat
12
4
Tamat SLTP / sederajat
5
5
Tamat SLTA / sederajat
3
6
Tamat D1, D2, D3
-
7
Sarjana / S-1 /S-2
3

Adapun di Desa Thamaksin ada beberapa dusun diantaranya :

Table 1.5. Data Dusun Thamaksin
NO
NAMA DUSUN
KEPALA DUSUN
1
Darius Paluke
Dusun Thamaksin
2
Wilem Meke
Dussun Buwi
3
Soleman Sahe
Dusun Linglingkona
4
Enos Wabuk
Dusun Huroman
5
Natan Meke
Dusun Narukanggen
6
Obaja Sahe
Dusun Mob Kukna
7
Abraham Paluke
Dusun Kwarimi

Pada tahun 2013 berdasarkan peraturan pemerintah yang masih mengaju pada peraturan daerah untuk menyukseskan pembangunan, Thamaksin ditetapkan sebagai satu Desa yang definitif sehingga kedudukan Kepala Dusun oleh Kepala Desa yang pertama adalah :
1.      Sergius Paluke 2013 s/d 2017
2.      ............................................
3.      ………………………….. dst.

Letak Geografis dan Askesbilitas
a.       Desa thamaksin adalah salah satu dari 37 (tiga puluh tujuh) desa yang ada di wilayah Distrik Benawa yang baru dimekarkan sebagai salah satu distrik definitif dari Kabupaten Jayawijaya sebelum dimekarkan Kabupaten Yalimo, dengan batas-batas sebagai berikut :
·         Sebelah Timur berbatasan dengan Desa Gilika
·         Sebelah Barat berbatasan dengan Desa Ikon
·         Sebelah Utara berbatasan dengan Desa Iyap
·         Sebelah Selatan berbatasan dengan Distrik Benawa

Adapun Jarak antar Desa dan Kecamatan ialah :
·         Thamaksin ke Desa Gilika                        : 1.010 km
·         Thamaksin ke Desa Ikon                           8.705 km
·         Thamaksin ke Desa Iyap                           7.35, km
·         Thamaksin ke Distrik Benawa                  50,535 km
·         Thamaksin ke Desa Pensale                      : 1.100 km

B.     Struktur dan Kelembagaan Desa
Dalam hal ini kelembagaan desa diartikan organisasi dan aturan main yang menentukan ruang gerak organisasi tersebut dalam mencapai tujuannya. Aturan main yang memberikan gerak berjalannya suatu organisasi itu di antaranya undang-undang, peraturan pemerintah, Keputusan Presiden, Peraturan Daerah serta Keputusan Kepala Daerah. Sedangkan lembaga masyarakat adalah suatu himpunan yang mengatur norma-norma dari tingkatan yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok di dalam kehiduapan masyarakat, dimana wujud konkritnya adalah asosiasi.

Organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. Organisasi Pemerintahan Kampung/Desa adalah penyelenggaraan urusan pemerintahan oleh pemerintahan kampung dan mengurus kepentingan masyarakat setempat berdasarkan asal-usul dan adat istiadat setempat yang diakui dan dihormati dalam sistem pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sementara Struktur Organisasi Pemerintahan Kampung adalah suatu bagan yang menggambarkan posisi perangkat kampung, mulai dari orang yang memiliki posisi atau jabatan yang paling tinggi di kampung hingga kepada posisi atau jabatan yang rendah di kampung. Dari bagan atau struktur ini juga kita bisa tahu kepada siapa kita harus datang untuk menyelesaikan suatu urusan yang ada di kampung.
Jabatan tertinggi dalam Struktur Organisasi Pemerintahan Kampung biasanya adalah Penasihat yaitu orang yang memberi nasihat terhadap Geuchik untuk memutuskan sesuatu, dan biasanya penasihat ini adalah orang yang mengerti dan berpengalaman akan hukum dan adat istiadat yang ada di kampung tersebut. Kemudian posisi kedua adalah Kepala Desa/Geuchik yang memiliki wewenang memimpin penyelenggaraan pemerintahan kampung. Mengajukan Rancangan Peraturan Kampung, menetapkan Peraturan kampung yang telah mendapat persetujuan dari penasihat, membina kehidupan masyarakat kampung, membina perekonomian kampung.


         Struktur Pemerintahan Desa

Luas Wilayah Dan Keadaan Alam
Desa thamaksin memiliki luas wilayah 8.424 Ha. Secara umum dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pemukiman penduduk, fasilitas umum, lahan perkebunan, dan lahan pertanian, selebihnya berubah hutan yang belum dimanfaatkan secara maksimal karena tempat berburu dan meramu yang secara topografi menurut porsentasenya adalah sebagai berikut :
1.      Daratan                       = 50 %
2.      Perbukitan                   = 65 %
3.      Pegunungan                = 75 %

B.     Iklim
Secara umum desa thamaksin beriklim panas dengan cuaca curah hujan berkisar 150-200 mm/tahun. Dengan keadaan iklim demikian sangat merugikan masyarakat yang pada khususnya petani.

C.    Keadaan Penduduk
Desa thamaksin didiami oleh penduduk dengan jumlah 1.155 jiwa, terdiri dari laki-laki 695 dan perempuan 460 jiwa dengan jumlah Kepala Keluarga 290 KK (data tahun 2015).

1.      Keadaan Penduduk Menurut Suku
Penduduk desa Thamaksin 99% dihuni oleh suku Mek sebagai suku asli dan 1% adalah Suku Yali (petugas)
2.      Keadaan Penduduk Menurut Agama
Penduduk yang berjumlah 1.155 Jiwa dan/atau 301 KK adalah mayoritas beragama Kristen Protestan. 
3.      Keadaan penduduk menurut mata pencaharian / lapangan kerja
Dari jumlah Penduduk 1.155 Jiwa merupakan 98% adalah Petani dan 2% adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS).